CIKARANG, KOTAKBERITA.COM — Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melakukan perbaikan Jembatan Cikarang Bekasi Laut (CBL) yang mengalami kerusakan pada struktur akses serta pagar pembatas. Perbaikan dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melintasi jembatan tersebut.

Jembatan sepanjang 21 meter dengan lebar 7 meter yang berada di depan area Bendung Sungai Hilir (BSH) kilometer nol itu merupakan akses penting yang menghubungkan Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, dengan Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung.

Ketua Tim Pembangunan Jembatan pada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Amin, mengatakan pekerjaan tidak hanya mencakup perbaikan struktur jembatan, tetapi juga pembenahan jalan pendekat atau oprit jembatan.”Selain memperbaiki jembatan, pekerjaan ini juga mencakup perbaikan akses jalan pendekat atau oprit jembatan menggunakan teknologi cor fast track,” kata Amin di Cikarang, Kamis.

Menurut dia, penggunaan teknologi fast track memungkinkan beton mengering lebih cepat sehingga akses jalan dapat kembali digunakan dalam waktu lebih singkat dibandingkan metode pengecoran konvensional.”Kalau cor standar butuh 28 hari atau empat minggu, sekarang bisa disingkat satu minggu, bahkan paling cepat tiga hari sudah bisa dilalui,” ujarnya.

Amin menjelaskan, pekerjaan perbaikan jalan dan pembetonan ulang oprit saat ini telah dituntaskan. Tahapan berikutnya difokuskan pada pemasangan railing atau besi pembatas baru yang memenuhi standar keselamatan.

Setelah pemasangan railing selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan pengaspalan, pembuatan lonengan, serta pengecatan. Seluruh rangkaian pekerjaan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua minggu.”Pekerjaan dipercepat dari kontrak yang sudah disepakati karena permintaan warga juga. Target kami bisa selesai seluruhnya pada pertengahan November 2026. Anggaran bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi senilai Rp484,3 juta,” katanya.

Sementara itu, beberapa warga Perumahan Puri Lestari di Desa Sukajaya, menyambut baik perbaikan jembatan yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena kondisi sejumlah bagian dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.”Alhamdulillah Jembatan CBL bisa diperbaiki tahun ini. Sebelumnya sangat mengkhawatirkan dengan kondisi besi sebagian sudah hilang dan korosi. Takut membahayakan pengguna jalan yang lewat,” ucapnya.

Menurut Eka, perbaikan jembatan tersebut memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan aktivitas masyarakat di kawasan permukiman sekitar, termasuk warga Perumahan Grama Puri dan Puri Lestari.”Saya berterima kasih karena pemerintah daerah sudah merespons apa yang menjadi harapan masyarakat sejak lama. Dengan perbaikan jembatan ini, mobilitas semakin lancar dan juga mendukung konektivitas warga antar desa bahkan kecamatan,” katanya.

Dengan perbaikan tersebut, Jembatan CBL diharapkan kembali memberikan akses yang aman dan nyaman sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah Cikarang Barat dan Cibitung. (Tbl)