BEKASI, KOTAKBERITA.COM – Suasana penuh keceriaan terlihat saat sejumlah anak usia dini antusias mendekati mobil pemadam kebakaran dan mendengarkan penjelasan dari para petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi pada Rabu (13/05/2026). Kegiatan edukatif tersebut menjadi pengalaman baru yang menarik sekaligus menambah pengetahuan anak-anak tentang tugas pemadam kebakaran.


Dalam kegiatan itu, para petugas memperkenalkan berbagai tugas dan tanggung jawab seorang pemadam kebakaran. Tidak hanya memadamkan api, petugas damkar juga memiliki peran penting dalam proses penyelamatan saat terjadi bencana maupun keadaan darurat lainnya.
Dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami, petugas berusaha mendekatkan profesi pemadam kebakaran kepada anak-anak agar mereka tidak merasa takut saat melihat petugas bertugas di lapangan.


Sejumlah anak tampak tersenyum lebar, sementara lainnya terlihat penasaran saat melihat berbagai perlengkapan keselamatan yang dibawa petugas. Momen tersebut menjadi cara menyenangkan untuk mengenalkan profesi pemadam kebakaran sejak usia dini.
Anak-anak juga diperlihatkan berbagai perlengkapan yang biasa digunakan petugas saat bertugas, seperti helm, pakaian tahan panas, selang air, hingga alat bantu pernapasan.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, mengatakan kegiatan edukasi kepada anak-anak rutin dilakukan dua kali dalam seminggu sebagai bagian dari pendekatan kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diharapkan dapat memahami fungsi pemadam kebakaran serta memiliki kesadaran terhadap bahaya kebakaran sejak dini.
“Kegiatan ini juga menjadi upaya membangun kedekatan emosional antara petugas damkar dan masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, Syam Indradi menjelaskan edukasi sejak dini terhadap anak-anak diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membantu membangun mental anak-anak dalam menjaga diri maupun bertindak saat terjadi keadaan darurat.
“Anak-anak kita ajarkan bagaimana bertindak dan apa yang harus dilakukan. Ini juga salah satu kegiatan membentuk mental anak,” jelasnya.


Menjelang kegiatan berakhir, suasana semakin meriah saat petugas damkar menyemburkan air dari nozel ke arah anak-anak yang bergerombol penuh kegembiraan. Edukasi sederhana tersebut menjadi pengingat bahwa keberanian, kepedulian, dan semangat menolong sesama dapat mulai ditanamkan sejak usia dini (adv)