BOJONGMANGU, KOTAKBERITA.COM — Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi kembali melaksanakan program Strategi Intervensi Inklusif Aksi Peningkatan Konsumsi Ikan Melalui Budaya Gemar Makan Ikan (SIAP BUGARKAN) sebagai upaya mendukung pencegahan stunting melalui peningkatan konsumsi ikan di masyarakat. Kegiatan tersebut digelar di Desa Bojongmangu, Kecamatan Bojongmangu, Selasa (19/05/2026).


Kegiatan dibuka dengan pembacaan sambutan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi oleh Kepala Bidang Pengembangan Daya Saing, Wahyudin. Dalam sambutannya disampaikan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang menjadi perhatian bersama karena berdampak langsung terhadap kualitas generasi masa depan.


Menurutnya, salah satu faktor utama penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi, khususnya protein hewani. Ia menyebutkan, tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Bekasi pada tahun 2025 tercatat mencapai 24,12 kilogram per kapita per tahun atau meningkat sebesar 11,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pemerintah menegaskan pentingnya pemenuhan sumber protein hewani yang cukup. Selain kaya protein, ikan juga mengandung omega-3 yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak,” ujarnya.


Pemerintah Kabupaten Bekasi, lanjutnya, terus mendorong masyarakat untuk membiasakan konsumsi ikan, terutama bagi keluarga yang memiliki balita dan ibu hamil.
“Kami mengajak masyarakat untuk membiasakan gemar makan ikan guna menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat,” tambahnya.


Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 warga menerima bantuan pembagian ikan sebagai bentuk dukungan pemenuhan gizi keluarga, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil.
Acara turut dihadiri unsur Kecamatan Bojongmangu, Pemerintah Desa Bojongmangu, Polsek, Koramil, serta pihak Puskesmas setempat yang bersama-sama mendukung program pencegahan stunting di wilayah Kabupaten Bekasi.


Sekretaris Desa Bojongmangu, Pandi Achmadi, mengapresiasi pelaksanaan program SIAP BUGARKAN yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut untuk membantu menekan angka stunting di wilayahnya.
“Program ini sangat bagus dan kalau bisa berkelanjutan. Dari angka stunting yang tercatat sebelumnya ada 10 anak, sekarang sudah mengalami penurunan menjadi tinggal 4 anak,” jelasnya.


Sementara itu, Umpeg Kecamatan Bojongmangu, Agus Saprudin, juga menyampaikan apresiasinya terhadap program SIAP BUGARKAN yang digagas Pemerintah Kabupaten Bekasi. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam upaya mengentaskan stunting di Kecamatan Bojongmangu.
“Semoga dengan program ini masyarakat Bojongmangu semakin sadar akan pentingnya konsumsi ikan untuk meningkatkan kesehatan anak dalam membentuk generasi muda yang sehat, kuat, dan berkualitas,” ungkapnya.


Program intervensi stunting SIAP BUGARKAN merupakan kegiatan rutin Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein dan gizi yang baik bagi tumbuh kembang anak.


Selain pembagian ikan, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang untuk mendukung kesehatan keluarga dan mencegah stunting sejak dini.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan angka stunting di Kabupaten Bekasi dapat terus ditekan serta masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga asupan gizi bagi anak-anak.(tbl)