CIKARANG PUSAT, KOTABERITA.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mendorong anak-anak yang mengalami putus sekolah untuk memanfaatkan keberadaan Sekolah Rakyat (SR) sebagai kesempatan melanjutkan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut disampaikan Endin saat memberikan amanat pada Apel Pagi di Plaza Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (7/9/2026).

Endin meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi turut mengidentifikasi dan menampung anak-anak yang putus sekolah agar dapat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan melalui Sekolah Rakyat.

“Bagi anak-anak yang memang putus sekolah, saya berharap kepada Dinas Pendidikan agar bisa ditampung untuk melanjutkan sekolah di Sekolah Rakyat. Ini merupakan kesempatan yang baik dan kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini,” ujar Endin.

Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program strategis nasional yang perlu dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Bekasi.

Ia menyebut keberhasilan pelaksanaan program tersebut membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, terutama Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan.

“Ini tentunya merupakan kerja keras dari semua pihak, khususnya Dinas Sosial. Kita tahu ada Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis nasional di wilayah Kabupaten Bekasi. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Endin juga mengapresiasi pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi yang telah berjalan.

Ia berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran secara maksimal sehingga kesempatan yang diberikan melalui program tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi mereka.

“Saya bersyukur SR sudah melaksanakan MPLS. Alhamdulillah, anak-anak kita yang diberikan kesempatan untuk bersekolah di SR ini sudah bisa bersekolah,” ucapnya.

Sebelumnya, MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, di Aula Sekolah Rakyat, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (31/8/2026).

Sebanyak 427 siswa mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi. Para peserta didik berasal dari Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, termasuk siswa yang sebelumnya mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat rintisan.

Khusus untuk Kabupaten Bekasi, tersedia kuota sebanyak 270 siswa. Hingga saat ini, sebanyak 237 siswa telah mengisi kuota tersebut, terdiri atas 57 siswa jenjang SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.

Sementara itu, kekurangan kuota akan dipenuhi melalui proses verifikasi dan validasi pada tahap berikutnya.

Endin berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak di Kabupaten Bekasi, khususnya mereka yang sebelumnya terhambat memperoleh pendidikan.

“Dengan adanya Sekolah Rakyat, kita berharap anak-anak kita dapat kembali memperoleh kesempatan untuk belajar, mengembangkan potensi, dan pada akhirnya menjadi SDM Kabupaten Bekasi yang berkualitas di masa mendatang,” pungkasnya.

(red)