Bekasi, Kotakberita.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perikanan mengadakan bazar produk perikanan yang berlangsung di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi. Acara ini menampilkan beragam produk mulai dari ikan segar hingga olahan yang dihasilkan oleh 19 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Sebanyak 25 stan disediakan untuk bazar, di mana 5 di antaranya berasal dari dinas terkait seperti Dinas KUKM, Dinas Perdagangan, dan Dinas Pertanian. Sedangkan 16 stan lainnya merupakan UMKM binaan Dinas Perikanan.
Kabid Penguatan Daya Saing, Wahyudin, menjelaskan bahwa acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perikanan Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bekasi. “Anggaran acara bersumber dari Provinsi Jawa Barat. Bazar ini bertujuan memudahkan pemasaran produk UMKM sehingga masyarakat dapat mengakses ikan segar dan produk olahan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya

Wahyudin menambahkan bahwa bazar ini juga fokus pada wilayah dengan tingkat stunting yang tinggi, terutama di Kecamatan Cibarusah dan Kecamatan Setu. “Stunting di Kabupaten Bekasi paling tinggi di Sindang Mulya dan Taman Rahayu. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah dengan meningkatkan asupan gizi, termasuk melalui konsumsi ikan,” jelasnya.
Acara serupa direncanakan akan diadakan kembali pada peringatan Hari Ikan Nasional yang jatuh pada bulan Oktober atau November 2024. “Kami berharap masyarakat semakin gemar mengonsumsi ikan. Dengan asupan protein ikan yang cukup, kualitas hidup masyarakat di wilayah stunting dapat meningkat,” harap Wahyudin.
Selain berbelanja, pengunjung juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan pedagang mengenai kandungan gizi dan produk unggulan mereka. Wahyudin berharap ke depan UMKM di Kabupaten Bekasi dapat memiliki pasar khusus, seperti marketplace, agar produk ikan segar dan olahan lebih dikenal dan bermanfaat bagi masyarakat.
Reporter : Timbul







