CIKARANG PUSAT, Kotakberita.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melaksanakan pencetakan massal 1.264.713 lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB P2) untuk tahun 2025. Pencetakan ini diresmikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, bersama Kepala Bapenda, Ani Gustini, di Kantor Bapenda, Cikarang Pusat, pada Rabu (22/1/2025).

Dalam acara tersebut, Pemkab Bekasi juga meluncurkan Bjb Digital Lounge, sebuah sistem pembayaran pajak online yang bekerja sama dengan Bank Jabar Banten (Bjb), guna mempermudah layanan pajak berbasis digital.

Pj Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, mengungkapkan bahwa PBB P2 menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi Pemkab Bekasi yang berkontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Cetak massal SPPT ini dilakukan di awal tahun agar surat tersebut dapat segera disampaikan kepada wajib pajak di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. Harapannya, wajib pajak dapat membayar tepat waktu untuk menghindari sanksi administrasi,” ujar Dedy.

Selain itu, Dedy menjelaskan bahwa Bjb Digital Lounge hadir untuk mempermudah proses pembayaran pajak melalui aplikasi digital. Dengan layanan ini, wajib pajak dapat mengakses informasi PBB P2, melakukan pembayaran, serta memanfaatkan fitur QRIS dan Virtual Account.

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Ani Gustini, mengungkapkan bahwa pencetakan SPPT tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 48.164 lembar dibandingkan tahun 2024. Dari sisi potensi pajak, PBB P2 diproyeksikan menyumbang sekitar Rp981 miliar, meningkat Rp143 miliar dari tahun sebelumnya. “Kami optimistis target ini dapat tercapai, terutama dengan adanya kemudahan pembayaran berbasis digital,” jelas Ani.

Ani juga menambahkan bahwa Kabupaten Bekasi telah meraih penghargaan atas inovasi dalam pembayaran pajak berbasis digital. Kini, pembayaran PBB P2 dapat dilakukan dengan mudah melalui ponsel tanpa perlu datang ke kantor. “Kami berharap dengan adanya peningkatan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di beberapa wilayah, target PAD dari sektor PBB P2 tahun 2025 dapat tercapai,” kata Ani.(Timbul)