
Tambun Selatan, Kotakberita.com – PJ Bupati Bekasi, Dedi Supriyadi, bersama Dandim 0509 Bekasi, Letkol Infantri Danang Waluyo, mengunjungi warga yang terdampak bencana angin puting beliung yang terjadi pada Kamis, 6 Februari 2025, di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun. Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh PJ Kepala Desa Sumberjaya, Sumardi, Kepala Dinas Sosial, Hasan Basri, Kepala Dinas Perkimtan, Nurhaidir, Kepala BPBD, Muklis, serta perwakilan dari TNI, Polri, PMI Kabupaten Bekasi, Baznas Kabupaten Bekasi, dan sejumlah perangkat desa setempat.
Dalam sambutannya, PJ Bupati Bekasi Dedi Supriyadi menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Sumberjaya. Ia mengingatkan bahwa meskipun bencana alam tersebut tidak bisa dihindari, tetapi kita harus mengambil hikmah dari kejadian ini dan segera melakukan langkah-langkah pemulihan.
“Musibah ini memang tidak kita harapkan, namun kita harus cepat tanggap. Atap rumah yang rusak harus segera diperbaiki mengingat saat ini sedang musim penghujan,” kata Dedi Supriyadi.
Dedi juga memberikan apresiasi atas kerjasama yang telah terjalin antara berbagai pihak dalam penanganan bencana ini. “Terima kasih kepada PMI, TNI, Polri, BPBD, dan Dinsos yang telah bekerja keras dalam melakukan mitigasi bencana serta mengevakuasi masyarakat terdampak,” ujarnya.
Bupati Bekasi itu juga menegaskan bahwa semua kebutuhan untuk warga yang terdampak sudah disiapkan, termasuk 3000 lembar asbes untuk memperbaiki atap rumah yang rusak. Ia memastikan bahwa bantuan tersebut akan segera disalurkan agar perbaikan rumah dapat selesai sebelum bulan Ramadhan.
Sementara itu, Dandim 0509 Bekasi Letkol Infantri Danang Waluyo mengungkapkan bahwa TNI akan menurunkan personil untuk membantu perbaikan rumah warga. “Kami akan mengerahkan personel, termasuk Babinsa, untuk memastikan perbaikan rumah berjalan lancar. Jika dibutuhkan tenaga lebih, kami siap meminta bantuan dari batalyon,” ujar Letkol Danang.
Dandim juga mengajak masyarakat untuk kembali menumbuhkan budaya gotong royong. “Bencana ini mengingatkan kita untuk kembali menghidupkan gotong royong, budaya yang sempat terlupakan,” katanya.
Sementara itu, PJ Kepala Desa Sumberjaya, Sumardi, melaporkan bahwa sebanyak 375 Kepala Keluarga (KK) atau 1.452 jiwa terdampak angin puting beliung. “Saat ini, kebutuhan yang paling mendesak adalah perbaikan atap rumah,” ujar Sumardi.
Perwakilan dari Pemdes Sumberjaya mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah kabupaten Bekasi dan seluruh pihak yang terlibat. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan bermanfaat bagi mereka yang terdampak,” tutup Ibu Catur, perwakilan Pemdes.
Kunjungan ini menunjukkan komitmen dan kerjasama yang solid antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat untuk menghadapi dan mengatasi bencana alam yang terjadi. (Red)







