Bekasi, Kotakberita.com – Inovasi Aspal Limbah Campur Plastik (Asli Cantik) harumkan nama Kabupaten Bekasi di tingkat provinsi hingga nasional. Program yang digagas oleh Dede Chairul, Kepala Bidang Pembangunan Jalan Dinas SDA-BMBK Kabupaten Bekasi yang sebelumnya berhasil meraih Peringkat 1 pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator tingkat Provinsi Jawa Barat

Keberhasilan tersebut akhirnya membuka jalan bagi Dede untuk mewakili Jawa Barat pada tingkat Nasional di ajang bergengsi LAN Award yang digelar Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI pada bulan September di Surabaya dan berhasil meraih Juara ke 3 dari total  45 peserta dari seluruh Indonesia yang terdiri dari berbagai Provinsi, lembaga pemerintah, dan kementerian yang turut ambil bagian dalam ajang ini.

Dede menjelaskan bahwa inovasi Asli Cantik memberikan banyak manfaat, terutama dalam menekan biaya pembangunan jalan sekaligus mengurangi limbah plastik. Program ini memanfaatkan aspal bekas yang didaur ulang dan dicampur dengan plastik cacah, menghasilkan kualitas setara aspal reguler namun dengan biaya jauh lebih rendah.

“Limbah aspal atau aspal yang sudah tidak terpakai kita daur ulang, kemudian dicampur dengan plastik. Kelebihannya, dari sisi biaya lebih hemat, dari sisi kekuatan lebih tahan terhadap air, dan dari sisi waktu pengerjaan lebih cepat,” ujar Dede pada saat di temui di Ruangannya pada Rabu (03/12/2025)

Ia menambahkan, untuk pekerjaan pemeliharaan jalan sepanjang 100 km, dibutuhkan sekitar 200 ton limbah plastik, sehingga program ini turut memberikan dampak besar bagi pengurangan pencemaran lingkungan.

Dinas SDA-BMBK telah kembali menganggarkan program Asli Cantik untuk tahun 2026 di lima titik ruas jalan. Dinas juga telah bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan TPST Kertamukti sebagai penyedia limbah plastik. Pihak TPST akan melakukan pemilahan, pembersihan, hingga pencacahan plastik sebagai bahan baku.

Dede mengakui bahwa inovasi ini belum terdaftar sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), namun pihaknya mendorong agar proses pendaftarannya segera dilakukan. Ia berharap Asli Cantik dapat dikembangkan lebih luas, tidak hanya di Kabupaten Bekasi tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia.

“Semoga Asli Cantik membawa manfaat lebih besar dan menjadi inspirasi nasional. Kami terus menyempurnakan formulanya agar semakin optimal,” pungkasnya.

Dengan prestasi ini, Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik yang efisien, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi masyarakat.(tbl)