CABANGBUNGIN — Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan benih padi sebanyak 9.750 kilogram kepada petani terdampak banjir di Kecamatan Cabangbungin. Penyaluran bantuan berlangsung di Desa Jayabakti, Rabu (25/2/2026).


Cabangbungin menjadi kecamatan ketiga yang menerima bantuan serupa setelah sebelumnya disalurkan di Kecamatan Karangbahagia dan Kecamatan Sukakarya.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Koordinator Penyuluh Kecamatan Cabangbungin bersama Danramil setempat dan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan petani Desa Jayabakti, Ust. Jejen.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Babinsa Desa Jayabakti, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), para penyuluh pertanian, serta jajaran dinas terkait.
Ketua Tim Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dodo Hadi Triwardoyo, mengatakan bantuan benih tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan sektor pertanian pascabanjir.


“Dengan tersalurkannya bantuan benih ini, kami berharap petani dapat segera memanfaatkannya untuk kegiatan budidaya, sehingga produksi padi tetap terjaga dan petani yang terdampak banjir dapat kembali berproduksi,” ujarnya.


Ia menjelaskan bantuan benih menjadi bukti kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung petani agar tetap produktif di tengah tantangan bencana alam.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga berkomitmen memberikan pendampingan melalui penyuluh pertanian serta memastikan distribusi bantuan tepat sasaran sesuai kebutuhan di lapangan.


Dengan dukungan tersebut, diharapkan proses tanam dapat segera dilakukan sehingga ketahanan pangan daerah tetap terjaga dan kesejahteraan petani perlahan pulih.


Sementara itu, perwakilan petani Desa Jayabakti, Ust. Jejen, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Kementerian Pertanian RI.


“Kami petani Desa Jayabakti mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Pemerintah Kabupaten Bekasi, kemudian Kementerian Pertanian RI atas bantuan benih sebanyak 9.750 kilogram kepada petani Desa Jayabakti,” ucapnya.(red)