Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Drs Endin Samsudin M.Si

CIKARANG PUSAT, KOTAKBERITA.COM – Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar CSR Award 2026 di Gedung Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Kamis (2/7/2026), sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan yang berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, jajaran kepala perangkat daerah, serta perwakilan perusahaan penerima penghargaan. Mengusung tagline “Bangkit, Maju, Sejahtera”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengatakan kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan diharapkan semakin erat sehingga manfaat program CSR dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

“Untuk CSR Kabupaten Bekasi sesuai dengan tagline kita, Bangkit, Maju, Sejahtera. Diharapkan kolaborasi antara pemerintah dengan perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi semakin kuat untuk mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Endi mengatakan Yayasan Buddha Tzu Chi menyatakan dukungannya untuk membangun atau memperbaiki sebanyak 250 unit rumah tidak layak huni di Kabupaten Bekasi melalui program CSR. Bantuan tersebut dinilai menjadi kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

“Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bekasi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, khususnya dalam program Rutilahu. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Endin.

Ia menegaskan bahwa rumah merupakan kebutuhan dasar setiap warga. Dengan memiliki tempat tinggal yang layak, masyarakat diharapkan dapat hidup lebih sehat, nyaman, serta memiliki peluang meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Selain dukungan dari perusahaan melalui CSR, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga terus menjalankan program Rutilahu yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pada tahun sebelumnya, program tersebut telah menyasar sekitar 2.500 unit rumah, dan pemerintah berharap jumlah tersebut dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.”Mudah-mudahan ke depan jumlah bantuan tidak berkurang sehingga rumah masyarakat yang belum layak dapat terus ditangani sampai tidak ada lagi rumah tidak layak huni di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Endin menjelaskan bahwa penerima bantuan Rutilahu ditetapkan melalui proses pendataan dan usulan dari pemerintah desa. Ia juga membuka peluang bagi perusahaan lain untuk ikut berpartisipasi dalam program tersebut melalui CSR.

“Yang terlihat memang besar dari Buddha Tzu Chi sebanyak 250 unit, tetapi tidak menutup kemungkinan perusahaan-perusahaan lain juga turut membantu melalui program CSR,” katanya.

Melalui penyelenggaraan CSR Award 2026, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi dalam program-program pembangunan daerah, sehingga kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat terus mempercepat terwujudnya Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera. (tbl)