Cikarang Selatan, Kotakberita.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi menggelar program Berkolaborasi Terus Melayani (Botram) di awal tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cikarang Selatan pada Rabu (23/4/2025), sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah.

Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Robert Swandi, hadir langsung memantau pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah, didampingi Kepala SMPN 1 Cikarang Selatan Samingan S.Pd M.Pd. Robert menyebut, program Botram terbagi menjadi tiga kategori utama, yakni Botram Kecamatan, Botram Desa, dan Botram Sekolah.

“Botram Kecamatan dijadwalkan berlangsung pada 25 Februari 2025. Program ini melibatkan berbagai instansi pemerintah dan lembaga untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di tingkat kecamatan,” ungkap Robert.

Di SMPN 1 Cikarang Selatan, Botram Sekolah menghadirkan sejumlah layanan, antara lain:

  1. Pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) secara online kepada 166 siswa, serta pembuatan langsung untuk 75 siswa.
  2. Pemeriksaan golongan darah kepada 300 siswa.
  3. Tes kadar Hemoglobin (HB) untuk 300 siswi.
  4. Kegiatan lomba Pos Indonesia diikuti oleh 99 siswa.
  5. Diskusi interaktif diikuti 132 siswa.
  6. Tes urine diikuti oleh 30 siswa.

Robert juga menjelaskan bahwa Botram Sekolah bertujuan untuk mendukung kebutuhan siswa sekaligus memberikan edukasi penting. “Kami menemukan banyak siswa yang belum memiliki KIA atau belum mengetahui golongan darahnya. Program ini diharapkan bisa menjadi solusi sekaligus edukasi bagi mereka,” terangnya.

Tak hanya pelayanan administratif dan kesehatan, Botram Sekolah juga menjadi sarana edukasi untuk mencegah kenakalan remaja. Berbagai penyuluhan tentang bahaya tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta bullying diberikan kepada siswa, guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.

Program Botram yang digagas Pemerintah Kabupaten Bekasi ini diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, baik di tingkat kecamatan, desa, hingga sekolah, dengan menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan langsung menyentuh kebutuhan warga. tutupnya (Hokly)