Bekasi Terkini, Kotakberita.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jabodetabek yang berlaku selama tiga hari ke depan, mulai 3 hingga 5 Desember 2025. Peringatan ini disampaikan seiring meningkatnya potensi hujan berintensitas tinggi yang berisiko memicu bencana hidrometeorologi.

Dalam laporan prakiraan cuaca terbarunya, BMKG menyebutkan bahwa Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi menjadi dua wilayah yang masuk kategori berisiko tinggi terdampak hujan lebat. Pada Kamis, 4 Desember 2025, kedua wilayah tersebut ditetapkan berstatus siaga.

“Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat pada Kamis. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir, genangan, hingga pohon tumbang,” demikian peringatan resmi BMKG.

Sementara itu, pada Jumat, 5 Desember 2025, cuaca ekstrem diperkirakan masih berlanjut meski dengan intensitas menurun. Kabupaten Bekasi berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat dengan status waspada, sedangkan Kota Bekasi tidak tercatat memiliki potensi hujan signifikan pada hari tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca dan menghindari aktivitas luar ruangan jika hujan ekstrem terjadi. Pemerintah daerah juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, termasuk menyiapkan sarana evakuasi dan langkah-langkah penanganan kedaruratan.

Peringatan dini ini menjadi bagian dari upaya mitigasi menghadapi puncak musim hujan di kawasan Jabodetabek.(TBL)