Cikarang Pusat, kotakberita.com – Kabupaten Bekasi berhasil meraih peringkat pertama dalam implementasi kota cerdas (smart city) kategori kabupaten tingkat Provinsi Jawa Barat, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia (Kemenkominfo) pada Tahun 2024. Kabupaten Bekasi unggul dari Kabupaten Bogor yang berada di peringkat kedua, serta Kabupaten Purwakarta yang menduduki peringkat ketiga, di antara 12 kabupaten yang ada di Jawa Barat.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, mengungkapkan bahwa pemerintah kabupaten berhasil meraih nilai 3,23 dengan tingkat improvement 0,42 dalam evaluasi tahap kedua oleh Kemenkominfo. “Ini adalah hasil evaluasi terhadap implementasi smart city di Jawa Barat dalam periode Tahun 2017-2022,” ujarnya kepada bekasikab.go.id pada Selasa (24/12/2024).
Menurut Yan Yan, Kabupaten Bekasi dinilai unggul berdasarkan lima dimensi penilaian, antara lain baseline (nilai 3,6), output (nilai 3,05), outcome (nilai 3,3), impact (nilai 3,04), dan quick wins (nilai 3,33). “Prestasi ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mengembangkan infrastruktur, pelayanan publik, dan inovasi berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif berbagai pihak, termasuk masyarakat, pemerintah daerah, serta mitra strategis yang mendukung berbagai program smart city di Kabupaten Bekasi. Sebagai langkah lanjutan, Yan Yan menegaskan bahwa Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas implementasi kota cerdas dengan fokus pada keberlanjutan, inklusivitas, dan kolaborasi lintas sektor guna menghadapi tantangan di masa depan.
Sebagai informasi, pada kesempatan yang sama, Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, bersama Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Bahrul Ulum, tengah melakukan wawancara dengan assessor eksternal dalam rangka evaluasi tahap kedua implementasi smart city Tahun 2024 di Ruang Command Centre Diskominfosantik Kabupaten Bekasi.(Red)







