TAMBUN SELATAN, Kotakberita.com — Ribuan warga memadati Stadion Mini Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, untuk mengikuti kegiatan Botram (Berkolaborasi Terus Melayani) yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (21/6/2025).

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi, bahkan sebelum rangkaian acara resmi dimulai. Sejumlah perangkat daerah, instansi vertikal, serta unsur Muspika Tambun Selatan turut hadir dan berkolaborasi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Carwinda, mengatakan bahwa kegiatan Botram merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bekasi dalam mendekatkan layanan administrasi kependudukan langsung ke tengah masyarakat.

“Kami hadir langsung di tengah masyarakat melalui momen seperti ini agar layanan administrasi kependudukan bisa dirasakan lebih mudah, cepat, dan tanpa hambatan. Ini bagian dari semangat Berkolaborasi Terus Melayani, yang mengedepankan pelayanan inklusif dan humanis,” ujar Carwinda.

Dalam kegiatan ini, Disdukcapil membuka berbagai layanan, seperti aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), perekaman e-KTP, dan pencetakan dokumen kependudukan yang langsung dimanfaatkan oleh ratusan warga.

Selain pelayanan kependudukan, Botram juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisional, bazar UMKM, pemeriksaan kesehatan gratis, serta ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat.

Camat Tambun Selatan, Sopian Hadi, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai Botram bukan sekadar program, melainkan sebuah gerakan pelayanan langsung yang menyentuh kebutuhan warga.

“Kami bersyukur melihat antusiasme warga yang luar biasa. Botram menjadi bentuk nyata pelayanan jemput bola sekaligus wadah mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, sejumlah aspirasi warga juga disampaikan langsung kepada pemerintah, mulai dari persoalan layanan hingga kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.

Sopian menambahkan, Botram di Tambun Selatan diharapkan menjadi inspirasi bagi kecamatan dan desa lain di Kabupaten Bekasi untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang dekat, cepat, dan menyenangkan.

“Pemerintah hadir tidak hanya memberi layanan, tetapi juga mendengarkan dan menyelesaikan persoalan di lapangan. Botram adalah bukti kolaborasi kita untuk pelayanan publik yang merata dan berkualitas,” tutupnya.(Tbl, Red)