JAKARTA SELATAN, KOTAKBERITA.COM – Punguan Pomparan Raja Tambunan Baruara Dolok dohot Boruna Bere/Ibebere (TBD) Sejabodetabek menggelar Pesta Perdana Bona Taon Tahun 2026 dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan di Gedung SLB Jakarta Selatan, Jalan Pertanian Raya, Cilandak, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum syukur sekaligus ajang mempererat tali persaudaraan seluruh Pomparan Raja Tambunan Baruara Dolok, boru, bere, dan ibebere yang berdomisili di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan sekitarnya.
Acara yang dimeriahkan musik pargonsi itu dimulai sejak pukul 10.00 WIB dengan ibadah syukur yang berlangsung khidmat. Liturgi diawali dengan nyanyian rohani dari Buku Ende BN Nomor 435, dilanjutkan votum, introitus, pembacaan firman Tuhan oleh Pendeta Surya Bakti Misael Lumban Toruan, S.Th., dengan khotbah yang diambil dari Roma 12:9-11.
Dalam khotbahnya, Pendeta Surya Lumban Toruan mengajak seluruh anggota punguan untuk menjaga keharmonisan, mempererat kasih persaudaraan, serta meningkatkan semangat pelayanan dan gotong royong di tengah keluarga besar Raja Tambunan Baruara Dolok.“Unang ma marpangansi holong ni roha i, hagigihon hamuma na jahat, pareak hamuma na denggan i, asa lam marsinar ma attong Punguan ni Tambunan Baruara Dolok,” ujar pendeta dalam bahasa Batak.
Firman tersebut mengingatkan pentingnya kasih, kekompakan, dan persatuan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kebersamaan punguan.Suasana ibadah semakin khidmat melalui penampilan koor gabungan ibu-ibu Paniaran Tambunan Boru Bere serta puji-pujian rohani bertajuk Ro Do Au Marsomba Tu Jolom, Waktu Tuhan, dan Datanglah Padaku. Seluruh peserta juga turut menyanyikan lagu Serikat Persaudaraan sebagai simbol solidaritas dan kebersamaan keluarga besar Tambunan Baruara Dolok.

Ketua Panitia Jonter Tambunan bersama Sekretaris Panitia Anggiat Tambunan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Pesta Bona Taon perdana tersebut.“Kegiatan Bona Taon ini bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi menjadi sarana memperkokoh solidaritas, menjaga warisan leluhur, serta mempererat hubungan antar generasi Pomparan Raja Tambunan Baruara Dolok di perantauan,” ujar Jonter.
Sementara itu, Anggiat Tambunan menegaskan bahwa semangat kebersamaan sudah terlihat sejak awal pembentukan kepanitiaan.“Semua anggota ikut andil dalam pengorbanan materi maupun waktu. Hari ini, 27 Mei 2026, tercapai sudah tekad dan kemeriahan Punguan Tambunan Baruara Dolok,” ucapnya penuh semangat.
Dalam acara pelantikan dan penyerahan topi serta ulos kebesaran kepada Ketua Punguan Tambunan Baruara Dolok Sejabodetabek, Maralus Tambunan, SE, menegaskan bahwa keberadaan punguan bukan hanya sebagai wadah berkumpul, tetapi juga sarana melestarikan nilai-nilai adat Batak, menghormati leluhur, dan membangun kebersamaan yang harmonis di tengah masyarakat.“Mari kita satukan tekad memajukan Tambunan Baruara Dolok. Sesuai firman Tuhan Roma 12:9-11, Yesus mengasihiku maka aku mengasihimu,” ujar Maralus.
Selain ibadah syukur, acara juga diisi dengan makan bersama, sambutan tokoh adat dan sesepuh marga Tambunan Baruara Dolok, serta penggalangan dana sukarela untuk mendukung program sosial dan kegiatan organisasi TBD Sejabodetabek ke depan.
Suasana semakin meriah saat Ketua Terpilih Maralus Tambunan membawakan lagu Batak berjudul Burju Ni Dainangi. Para anggota yang hadir turut memberikan sumbangan sukarela hingga terkumpul dana sebesar Rp2.570.000 yang disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta.
Panitia juga menyediakan pembagian door prize dengan sekitar 50 hadiah hiburan yang dibagikan kepada anggota melalui undian berdasarkan daftar nama yang tercatat di buku tamu.
Dalam undangan resmi, seluruh anggota punguan diimbau hadir membawa ulos sebagai simbol penghormatan terhadap adat dan budaya Batak. Panitia mengenakan busana bernuansa putih dengan paduan jas dan dasi oranye, sedangkan para boru mengenakan nuansa kuning.
Kegiatan ditutup dengan doa “Tangiang Ale Amanami” dan pasu-pasu sebagai ungkapan syukur serta harapan agar seluruh keluarga besar Pomparan Raja Tambunan Baruara Dolok senantiasa diberkati kesehatan, kedamaian, rezeki, dan keberhasilan sepanjang tahun 2026.
Dengan semangat persaudaraan yang terus terjaga, TBD Sejabodetabek diharapkan semakin solid dalam melestarikan adat Batak dan membangun solidaritas di tengah masyarakat perantauan.“Sada do hita Punguan Pomparan Raja Tambunan Baruara Dolok dohot Boruna Bere/Ibebere, sada ma songon daion aek, unang dua songon daion tuak,” menjadi pesan penutup yang menggema dalam acara penuh kekeluargaan tersebut. (Red)







