Kabupaten Bekasi, Kotakberita.com — Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi kembali menyelenggarakan Lokakarya 6 Program Guru Penggerak Angkatan 10 di SMPN 1 Tambun Selatan Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dan menciptakan agen perubahan di sekolah dimana Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pengembangan pembelajaran yang berorientasi pada siswa dan mengelola sekolah dengan cara partisipatif.

Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Asep Permana, mengungkapkan bahwa program ini bertujuan untuk memperbaiki mutu pendidikan secara keseluruhan. “Program ini memiliki fokus untuk mengembangkan kompetensi guru dalam pembelajaran yang berorientasi pada siswa, mengelola sekolah dengan cara partisipatif, dan memperbaiki mutu pendidikan secara keseluruhan,” ujarnya. pada (jumat 19/10/2024)

Asep juga menekankan pentingnya sertifikat Guru Penggerak sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 40 Tahun 2024, yang menjadi salah satu syarat untuk menjadi kepala sekolah. “Jika guru ingin menjadi kepala sekolah, tentu harus memiliki sertifikat Guru Penggerak terlebih dahulu,” tambahnya.

Program ini diharapkan dapat memotivasi para guru untuk menjadi penggerak di sekolah dan mendorong mereka untuk aktif dalam Platform Merdeka Belajar. “Program ini tentu sebagai motivasi bagi para guru untuk ikut aktif dalam PMM, aktif sebagai ketua komunitas belajar, dan sebagainya,” pungkas Asep.

Dengan adanya lokakarya ini, diharapkan para guru dapat meningkatkan kompetensi mereka dan berperan lebih aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.

Reporter : Timbul