PEBAYURAN, Kotakberita.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi telah memulai upaya penanggulangan dampak kekeringan dengan mendistribusikan air bersih ke beberapa wilayah terdampak. Salah satu lokasi yang menerima bantuan adalah Kampung Bubulak RT 02 dan RT 03, Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran.
Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Pebayuran, Ahmad Syarifudin, menyebutkan bahwa BPBD telah menyalurkan 5.000 liter air bersih kepada warga di wilayah tersebut. Data dari FPRB menunjukkan bahwa sekitar 120 Kepala Keluarga (KK) di Desa Bantarjaya mengalami dampak kekeringan.
“Pendistribusian air bersih ini bertujuan untuk membantu kebutuhan warga yang terdampak kekeringan pada sumber air sumur. Hal ini berdasarkan laporan dari Pemdes Bantarjaya kepada Muspika Kecamatan Pebayuran dan FPRB Kecamatan Pebayuran,” kata Ahmad Syarifudin pada Senin, (02/09/2024).
Ahmad menambahkan bahwa saat ini, Desa Bantarjaya merupakan satu-satunya daerah yang terdampak kekeringan di Kecamatan Pebayuran.
Minan (45), salah seorang warga Kampung Bubulak, mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih tersebut. Warga terlihat berbondong-bondong membawa berbagai wadah untuk menampung air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
“Harapan kami ke depan adalah tidak hanya mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga air siap minum, karena air merupakan bahan pokok yang sangat penting bagi kehidupan kami,” pungkasnya (Timbul)







