Muchlis Kepala BPBD Kabupaten Bekasi
Kabupaten Bekasi, Kotakberita.com – Pasca banjir yang melanda Kabupaten Bekasi, kondisi di wilayah terdampak mulai berangsur membaik. Dari data awal, banjir sempat merendam 19 kecamatan dan 57 desa. Namun, hingga kemarin, genangan air hanya tersisa di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, dengan ketinggian sekitar 20-30 cm. Demikian Dijelaskan Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Muchlis, saat di temui di Kantornya Kamis, 13/03/25
“Saat ini, warga masih dalam tahap pembersihan rumah yang sebelumnya terendam banjir hingga lebih dari satu meter” ungkapnya.
Menurut Muchlis Untuk mendukung proses ini, berbagai bantuan telah disalurkan, termasuk logistik dan alat kebersihan dari BPBD Kabupaten Bekasi, Pemprov Jawa Barat, PMI, BNPB Pusat, serta sejumlah perusahaan seperti Listrindo dan Pertamina.
Selain bantuan logistik, pemerintah melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga Bina Kontruksi Kabupaten Bekasi (SDABMBK) juga menangani dampak infrastruktur dengan normalisasi dan pemasangan tanggul di beberapa titik. Beberapa lokasi yang menjadi fokus penanganan antara lain Kali DT 8 di Babelan, BKG 31 dan BKG 21 di Pebayuran, serta lokasi longsor di Ciantra, Cikarang Selatan. Selain itu, perbaikan jembatan akibat jalan putus juga dilakukan di Cikarang Barat dan Tambun Utara.” Tambahnya
Demikian juga dengan perkembangan penaganan pasca banjir, sudah cukup baik, Muchlis mengatakan bahwa jumlah pengungsi yang sempat mencapai 48.000 jiwa dari 11.000 kepala keluarga di awal bencana kini telah kembali ke rumah masing-masing. Hingga kemarin, tidak ada lagi warga yang mengungsi, namun demikian pendataan terbaru masih terus dilakukan.
Namun demikian walaupun Dengan cuaca yang semakin membaik, pemerintah dan berbagai pihak terus berupaya mempercepat pemulihan di wilayah terdampak. Masyarakat pun diimbau tetap waspada, terutama terhadap potensi banjir akibat air pasang atau hujan susulan.(Timbul)







